Jumat, Januari 30, 2009

Rotary Club anak Freemasonry

Rotary adalah sebuah organisasi mantel Free Masonry yang sepenuhnya dikendalikan Yahudi internasional. Organisasi ini lebih populer dengan sebutan Rotary Club, dari kata-kata in rotation, sebuah ungkapan yang dibarengi dengan pertemuan-pertemuan utama bagi para anggota club yang dilaksanakan di kantor-kantor mereka secara bergilir.

Sejarah Berdiri dan Tokoh-tokohnya
Paul Harris, seorang tokoh advokat, pertama kali mendirikan Rotary Club di Chicago pada tahun 1905. Tiga tahun kemudian, Shirley Barry bergabung ke dalam club ini dan memperluas gerakannya dengan cepat. Ia kemudian menjadi sekretaris club dan kemudian mengundurkan diri dari club ini pada tahun 1942. Paul Haris meninggal tahun 1947 setelah gerakannya berkembang ke 80 negara dan mempunyai 6800 club serta 327.000 anggota.

Pusat gerakan ini kemudian pindah ke Dublin, Irlandia pada tahun 1911 atas jasa seorang aktivis yang bernama Mr. Moore. Ia pernah mempersoalkan komisi dari setiap anggota baru organisasi ini yang tersebar di Inggris.

Pada tahun 1921 Rotary Club berdiri di Madrid, tetapi kemudian dibekukan dan dilarang melakukan aktivitas di seluruh Spanyol.

Pada tahun 1921 Rotary Club berdiri di Palestina. Ketika itu negara masih menjadi impian zionis. Ia merupakan salah satu cabang Rotary yang paling lama berdiri di kawasan negara-negara Arab. Tahun 30-an berdiri cabang-cabang Rotary di Aljazair dan Maroko di bawah perlindungan penjajahan Prancis. Di Tripoli Barat terdapat cabang Rotary. Anggota Dewan administrasinya antara lain John Robinson dan Von Krieg.

Jacob Barzef adalah ketua Rotary Club Israel pada tahun 1974. Pada tanggal 14 Maret 1973 ia bertolak menuju ke kota Taormina di Sisilia untuk menghadiri sebuah konferensi yang diselenggarakan Rotary Club Italia. Dalam konferensi itu, ia menyatakan akan terjadinya sebuah konferensi Arab-Israel. Sebab, di dalam konferensi itu telah hadir delegasi berbagai negara Arab dan delegasi Israel.

Pembicara pertama dalam konferensi itu ialah Mukhtar Aziz, utusan Rotary Club Tunisia. Kemudian, disusul dengan utusan Israel, Jacob Barzef, seorang Yahudi militan.


Pemikiran dan Doktrin-doktrinnya


Agama tidak dijadikan standar dalam pemilihan anggota atau dalam hubungan sesama anggota; juga tidak dipermasalahkan tentang kewarganegaraan seseorang.

Rotary Club mencekoki anggotanya agar mengikuti agama yang diakui atas dasar persamaan sesuai urutan abjad, seperti Budha, Islam, Yahudi, Kristen, dan seterusnya. Dalam urutan terakhir tersebut, Taoisme, sebuah keyakinan orang-orang Tiong Hoa yang muncul pada abad ke-6 SM, meyakini bahwa kebahagiaan dapat terpenuhi dengan tercapainya kebutuhan insting manusia dan kemudahan hubungan sosial dan politik sesama manusia.

Menurut mereka, amal kebaikan harus dilaksanakan karena menunggu balasan materi atau nonmateri. Ini jelas bertentangan dengan konsep agama yang mengaitkan pekerjaan suka rela dengan pahala berlipat ganda di sisi Allah.

Mereka mengadakan pertemuan mingguan. Setiap anggota harus hadir 60% dalam setahun. Keanggotaan tidak terbuka untuk semua orang. Orang yang berminat menjadi anggota harus menunggu undangan club untuk bergabung dengannya sesuai dengan prinsip selektivitas. Klasifikasi keanggotaan didasarkan pada pekerjaan pokok yang mencakup 77 macam jenis pekerjaan. Para pekerja (buruh) tidak dibenarkan menjadi anggota. Club hanya memilih orang yang memiliki status sosial tinggi. Tingkat usia anggota sangat diperhatikan. Mereka bekerja menghidupkan organisasi dengan cara merekrut kaum laki-laki berusia produktif.

Dalam setiap club, harus ada seorang wakil dari setiap profesi. Aturan ini sering dijadikan kesempatan untuk mengangkat anggota yang disukai dan menyingkirkan yang tidak disukai. Dalam Dewan Administrasi Club, harus ada satu atau dua orang ketua club lama sebagai pewaris langsung rahasia Rotary sejak Paul Harris.

Charles Marden yang pernah menjadi anggota Rotary selama tiga tahun, telah melakukan studi terhadap organisasi ini. Kemudian, ia mengemukakan beberapa data berikut. Setiap 421 orang anggota Rotary Club, 159 orang di antaranya mempunyai keterikatan kuat dengan Freemasonry. Loyalitas mereka terhadap Freemasonry melebihi clubnya. Dalam beberapa hal keanggotaan Rotary hanya terbatas untuk orang-orang Freemasonry, seperti di Edinburgh Inggris pada tahun 1921.

Dalam sebuah perkumpulan yang disebut Nan's di Perancis disebutkan, "Jika orang-orang Freemasonry membentuk organisasi yang bekerja sama dengan golongan lain, urusan organisasi tidak boleh berada di tangan orang lain. Personil organisasinya harus dipegang orang-orang Freemasonry dan harus berjalan sesuai dengan prinsip Freemasonry."

Ketika Freemasonry mengalami penyusutan, justru Rotary mendapat dukungan sangat besar dan aktivitasnya semakin kuat. Hal ini karena orang-orang Freemasonry mengalihkan segala aktifitasnya kepada club Rotary sampai tekanan-tekanan terhadap mereka hilang dan kondisinya kembali seperti semula.

Rotary didirikan 1905, yaitu tahun-tahun menjelang aktifnya Freemasonry di Amerika. Di antara programnya ialah diselenggarakan kunjungan antar club. Di beberapa kota dibentuk Dewan Pimpinan Club sebagai koordinator antarclub. Untuk menjadi anggota atau simpatisan Rotary maupun Freemasonry, seseorang harus menunggu panggilan dari pengurus club.

Ada beberapa club yang ide dan caranya sangat mirip Rotary, yaitu Lions, Kiwany, Exchange, The Round Table, Pulpen, dan B'Nai B'Rith. Bentuk dan aktivitas club-club ini hampir sama dengan Rotary, begitu juga tujuannya. Kendati dalam beberapa hal terdapat perbedaan, tetapi hal itu hanyalah untuk memperbanyak cara penyebaran ide dan penyedotan pendukung.


Akar Pemikiran dan Sifat Idiologinya


Dalam soal agama dan tanah air serta keteguhannya memegang prinsip selektivitas, Rotary Club mempunyai persamaan besar dengan Freemasonry. Keduanya memiliki pemahaman yang sama tentang nilai dan semangat yang membentuk jiwa seseorang, seperti ide egaliti, fraterniti, semangat humanisme, dan kerjasama internasional. Ini adalah semangat yang sangat berbahaya yang diarahkan untuk mengikis karakteristik bangsa-bangsa dan menguburkan segala bentuk loyalitas, sehingga pribadi-pribadi akan kehilangan identitas dan harga diri serta hidup dalam kebimbangan. Akibatnya, tak ada lagi kekuatan yang dominan, kecuali orang-orang Yahudi yang terus-menerus berambisi mendominasi dunia.

Rotary dan club-club yang sejenis dengannya bekerja aktif sesuai rencana Yahudi di bawah naungan dominasi Freemasonry serta orang-orang yang berperan aktif dalam Yahudi internasional, baik secara teoretis maupun secara praktis. Organisasi ini sepenuhnya untuk kepentingan Yahudi.

Dalam kepemimpinan, antara Rotary dan Freemasonry tidak sama. Ketua dan pimpinan Freemasonry tetap misterius. Sebaliknya, mungkin saja Rotary dapat ditelusuri asal-usulnya, baik pendiri maupun para terasnya. Untuk mendirikan cabang Rotary (di mana saja) tidak boleh sembarangan, kecuali dengan pengukuhan dari pucuk pimpinan internasional dan di bawah pengawasan kantor lama.

Dalam rangka kemudahan hubungan dengan berbagai sekte dan golongan, Rotary berpura-pura membatasi aktivitasnya dalam masalah-masalah sosial dan kultural demi kemanusiaan. Cara pencapaian sasarannya melalui pertemuan-pertemuan berkala, seminar, ceramah yang mengarah pada upaya mendekatkan antaragama dan menghapus segala perbedaan keagamaan. Ini mirip dengan ceramahnya para pendudung teologi inklusive, seperti yang digemar-gemborkan kelompok jaringan Islam Liberal.

Motivasi Rotary yang sebenarnya ialah membaurkan orang-orang Yahudi dengan bangsa lain dengan mengatasnamakan kasih dan persaudaraan. Melalui jalan ini mereka mampu mengumpulkan berbagai maklumat yang dapat membantu mereka dalam membantu tujuan mereka yang bersifat ekonomis dan politis, juga membantu mereka dalam menyebarkan tradisi tertentu yang akan memastikan timbulnya kemerosotan (degenerate) sosial. Ini dapat kita lihat melalui persyaratan keanggotaan yang hanya diberikan kepada orang-orang penting dan menonjol di masyarakat.


Tempat Tersiar dan Kawasan Pengaruhnya


Pertama kali Rotary tumbuh di Amerika pada tahun 1905, kemudian pindah ke menyebar ke beberapa negara Eropa lainnya. Dari benua itu, club ini kemudian menyebar dan memiliki cabangnya di hampir seluruh dunia.

Ia mempunyai cabang di Israel dan negara-negara Arab: Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Libiya, Maroko, dan Libanon. Beirut adalah pusat perkumpulan tersebut di Timur Tengah.
Read rest of entry

Kamis, Januari 29, 2009

Rene Guénon dan Frithjof Schuon


Tertarik dengan gagasan Olcott dan Blavatsky, Gérard Encausse, seorang Freemason mendirikan cabang The Theosophical Society di Perancis. Nama samarannya dikenal sebagai Papus. Ia mendirikan Free School of Hermetic Sciences, sebuah sekolah yang mengkaji tentang mistis. Encausse menghidupkan kembali ajaran Martinist Order. Nama lengkap De Saint-Martin adalah Louis-Claude de Saint-Martin, seorang Freemason dan bekas pegawai tentara yang punya ketertarikan dengan mistis dan Hermes. Martin meyakini: Semua tradisi bumi harus dilihat sebagai berasal dari tradisi-ibu yang fundamental bahwa, dari awal, telah dipercayakan kepada laki-laki yang berdosa dan kepada keturunannya yang pertama. (All the traditions of the earth must be seen as deriving from a fundamental mother-traditionthat, from the beginning, was entrusted to sinful man and to his offspring). Pernyataan yang sama juga dikemukakan oleh Count Joseph de Maistre, juga seorang Freemason dan teman dekat Saint-Martin bahwa: Agama yang benar lahir pada hari ketika [semua] hari dilahirkan, Konsep yang kabur [mengenai orang-orang kuno] tidak lain disebabkan banyaknya dari sedikit kelemahan dari tradisi primitive yang tinggal. (The True religion was born on the day that [all] days were born , The vague conceptions [of the ancients] were no more than the more of less feeble remains of the primitive tradition). (Mark Sedgwick, Against the Modern World: Traditionalism and the Secret Intellectual History of the Twentieth Century).Pada tahun 1906, Rene Guénon (1886-1951) yang kelak menjadi pelopor Filsafat Abadi, masuk ke sekolahnya Encausse. Disana, Guénon bukan saja mulai mengenali kajian mistis (occult studies), namun juga berkenalan dengan sejumlah tokoh Freemason, teosofi dan berbagai gerakan spiritual yang lain.

Guénon aktif menggelar berbagai kongres, seminar, diskusi dan aktifitas tentang mistis dan Freemason di Perancis. Ringkasnya, Freemason merupakan ketertarikan Guénon yang paling besar sepanjang hidupnya (it remained of Guénon ;s great interests throughout his life). Bagi Guénon, Freemason adalah wadah dari luasnya hikmah tradisional, kaya khususnya dalam simbolisme dan ritual. Guénon juga yakin bahwa Freemason adalah cara untuk menjaga banyak aspek dari Kristen yang telah hilang dan terabaikan.Guénon (m.1951) menghidupkan kembali nilai- nilai, hikmah, kebenaran abadi yang ada pada Tradisi dan agama. Guénon (m. 1951), menyebutnya sebagai Primordial Tradition (Tradisi Primordial). Guénon, yang awalnya Katolik, selanjutnya ;memeluk; Islam pada tahun 1912. (nama Islamnya Abdul Wahid Yahya). Bagaimanapun, selama kehidupannya di Perancis, Guénon tidak dikenal telah mempraktekkan ritual Islam.Guénon berpendapat bahwa ilmu yang utama sebenarnya adalah ilmu tentang spiritual. Ilmu yang lain harus dicapai juga, namun ia hanya akan bermakna dan bermanfaat jika dikaitkan dengan ilmu spiritual. Menurut Guénon, substansi dari ilmu spiritual bersumber dari supranatural dan transendent. Ilmu tersebut adalah universal. Oleh sebab itu, ilmu tersebut tidak dibatasi oleh suatu kelompok agama tertentu. Ia adalah milik bersama semua Tradisi Primordial (Primordial Tradition). Perbedaan teknis yang terjadi merupakan jalan dan cara yang berbeda untuk merealisasikan Kebenaran. Perbedaan tersebut sah-sah saja karena setiap agama memiliki kontribusinya yang unik untuk memahami Realitas Akhir. Pengalaman spiritual Rene Guénon (m.1951) dalam gerakan teosofi dan Freemason mendorongnya untuk menyimpulkan bahwa semua agama memiliki kebenaran dan bersatu pada pada level Kebenaran. (Robin Waterfield, Rene Guénon and the Future of the West: The life and writings of a 20th-century metaphysician).Salah seorang tokoh penerus pemikiran Guénon adalah Frithjof Schuon (1907-1998). Sejak berusia 16 tahun, ia telah membaca karya Guénon, Orient et Occident. Kagum dengan pemikiran Guénon, Schuon saling berkirim surat dengan Guénon selama 20 tahun. Setelah berkorespodensi sekian lama, akhirnya, untuk pertama kalinya Schuon bertemu dengan Guénon di Mesir pada tahun 1938.

Schuon memeluk Islam dan dikenal sebagai Isa Nuruddin Ahmad al-Shadhili al-Darquwi al-Alawi al-Maryami. Ia adalah seorang tokoh terkemuka dalam religio perennis (Agama Abadi). Ia menegaskan prinsip-prinsip metafisika tradisional, mengeksplorasi dimensi-dimensi esoteris agama, menembus bentuk-bentuk mitologis dan agama serta mengkritik modernitas. Ia mengangkat perbedaan antara dimensi- dimensi tradisi agama eksoteris dan esoteris sekaligus menyingkap titik temu metafisik antar semua agama-agama ortodoks. Ia mengungkap Satu-satunya Realitas Akhir, Yang Mutlak, Yang Tidak Terbatas dan Maha Sempurna. Ia menyeru supaya manusia dekat kepada-Nya.Dalam pandangan Schuon, sekalipun dogma, hukum, moral, ritual agama adalah berbeda, namun nun jauh di kedalaman masing-masing agama, ada common ground ;. Ia berpendapat agama-agama mengandung dimensi eksoterik dan esoterik. Kedua dimensi ini yang inheren dalam agama berasal dari dan diketahui melalui Intelek (Intellect). Dengan Intelek, manusia mengetahui bahwa Realitas dapat dibagi menjadi dua, Absolut dan relatif, Ril dan ilusi, Yang Harus dan mungkin, yang esoteris dan eksoteris. Menurut Schuon, agama-agama bertemu pada level yang esoteris, bukan eksoteris. Menurut Schuon, eksoteris adalah aspek eksternal, formal, hukum, dogmatis, ritual, etika dan moral sebuah agama. Eksoteris berada sepenuhnya di dalam Maya, kosmos yang tercipta. Dalam pandangan eksoteris, Tuhan dipersepsikan sebagai Pencipta dan Pembuat Hukum bukan Tuhan sebagai Esensi karena eksoterisme berada di dalam Maya, yang relatif dalam hubungannya dengan Atma. Pandangan eksoteris bermakna pandangan yang eksklusif, absolut dan total, sekalipun dari sudut pandang intelek adalah relatif.Menurut Schuon, pandangan eksoteris, bukan saja benar dan sah bahkan juga keharusan mutlak bagi keselamatan (salvation) individu. Bagaimanapun, kebenaran eksoteris adalah relatif. Inti dari eksoteris adalah kepercayaan kepada dogma esklusifistik (formalistik)--dan kepatuhan terhadap hukum ritual dan moral. superioritas sebuah form terhadap yang lain. Bagaimanapun, superioritas tersebut sebenarnya relatif.

Menurut Schuon, Islam misalnya, lebih baik dari Hindu karena memuat bentuk terakhir dari Sanatana Dharma. Schuon mengatakan.: Sama halnya, bahwa Agama Hindu adalah form yang paling tua yang masih hidup mengimplikasikan bahwa agama tersebut memiliki superioritas tertentu atau sentralitas dibanding dengan bentuk yang terakhir (Islam);.Schuon juga berpendapat esoteris adalah aspek metafisis dan dimensi internal agama. Tanpa esoterisme, agama akan teredusir menjadi sekedar aspek-aspek eksternal dan dogmatis-formalistik. Esoterisme dan eksoterisme saling melengkapi. Esoteris bagaikan hati dan eksoteris bagaikan badan agama.

Menurut Schuon, titik-temu agama bukan berada pada level eksoteris. Sekalipun agama hidup di dalam dunia bentuk (a world of forms), namun ia bersumber dari Esensi yang Tak Berbentuk (the formless Essence). Agama memiliki dimensi esoteris yang berada di atas dimensi eksoteris. Titik temu antar agama hanya ada pada level esoteris. Esoterisme menembus simbol-simbol eksoterisme. Sekalipun terkait secara inheren kepada eksoterisme, esoterisme independen dari aspek eksternal, bentuk, formal agama. Independensi tersebut karena esensi dari esoterisme adalah kebenaran total. Kebenaran yang tidak terbatas dan tidak teredusir kepada eksoterisme, yang memiliki keterbatasan. (Frithjof Schuon, The Transcendent Unity of Religions).

Pemaparan ringkas diatas menunjukkan gagasan Guenon dan Schuon yang memformulasi kesamaan agama dalam level esoteris adalah hasil interaksi mereka dengan para tokoh Freemason dan Teosof. Gagasan pada intinya semua agama sama disebarkan pada awalnya oleh para pengikut Freemason, yang ingin merelevansikan ajaran-ajaran Yahudi, mistis, dan hikmah kuno (ancient wisdom) ke zaman modern.
Read rest of entry

Foto Satria Piningit Weteng Buwono

Foto Satria Piningit Weteng Buwono dan Foto Agus Imam Solihin

Foto Aliran sesat, foto Satria Piningit Waten Buwono di Kebagusan, Jakarta digerebek polisi. Aliran sesat ini memiliki 13 jenis ritual peribadatan yang mereka yakini untuk berdialog dengan tuhannya.

Salah satu ritualnya adalah bertukar pasangan saat melakukan persetubuhan. Ritual lainnya adalah pasangan anggota bersetubuh di bawah sorotan lampu yang ditonton oleh anggota lainnya.

Gambar Satria Piningit Waten Buwono dan juga foto Agus Imam Solihin dan juga gambar Agus Imam Solihin


Satrio Piningit Weteng Buwono

Read rest of entry

Agus Imam Solihin

Agus Imam Solihin pimpinan aliran Satria Piningit Wateng Buwono Agus Imam Mengaku Keturunan Soekarno

Pimpinan aliran sesat Satria Piningit Weteng Buwono Agus Imam Solihin mengaku sebagai keturunan mantan Presiden Soekarno.

Pimpinan ini melarikan diri sesaat sebelum penggerebekan dilakukan oleh petugas.

Aliran Satria Piningit saat ini memiliki anggota lebih dari 50 orang. Anggota harus sudah berkeluarga untuk dapat melakukan ritual persetubuhan dengan orang lain sesama anggota.

Aliran sesat ini kerap berpindah tempat. Saat ini polisi sudah mengetahui keberadaan mereka di kawasan Bekasi.

Polisi kemarin menggerebek aliran sesat Satrio Piningit Weteng Buwono. Aliran ini memiliki 13 ritual termasuk melakukan persetubuhan dengan bertukar pasangan yang ditonton oleh anggota mereka.

Dari keterangan Jumadi, warga sekitar, aliran tersebut diduga melakukan ritual persetubuhan dengan bertukar pasangan. Bahkan para pengikut aliran tersebut biasa melakukan ritual tanpa sehelai pakaian. Biasanya dilakukan pada malam Jumat, katanya, Selasa, 27 Januari 2009.


Aliran Satria Pingit digerebek petugas pada Senin 26 Januari 2009 di kawasan Jalan Kebagusan 2, RT 10 RW 6, nomor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kemarin petugas mengamankan dua orang pengikut aliran bernama Tumali dan Ari Widiyanto. Mereka diamankan dari amukan warga yang sudah emosi saat mengetahui aliran tersebut ada di sekitar mereka.

Sosok Pemimpin Satria Piningit

Kemunculan pemimpin aliran Satria Piningit Weteng Buwono Agus Imam Solihin cukup mengagetkan. Siapa sebenarnya Agus Imam Solihin ini.

Menurut pengakuan A Kusmana, pemilik rumah yang dijadikan tempat ritual di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Agus adalah warga Bekasi Timur. A Kusmana bertemu dengannya sekitar Oktober 2002 silam.

Ketika pertama kali bertemu, A Kusmana kepada VIVAnews mengatakan, tidak ada tanda-tanda atau perilaku yang aneh dari Agus.

Lama kelamaan setelah bergaul dengan Agus, A Kusmana sangat percaya dengannya. Bahkan A Kusmana merelakan saja ketika Agus menjadikan rumahnya di kawasan Kebagusan 2, RT 10 RW 6 Nomor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai tempat pondokan dan ritual

A Kusumah mengaku terperdaya karena memberikan rumah berlantai dua itu.

Namun lama kelamaan, A Kusmana merasa janggal. Terlebih lagi anaknya Ratna Ayu Kusuma Ningrum sakit. Oleh Agus, Ningrum dilarang berobat.

Alasannya karena manusia memiliki sifat batil jadi penyakitnya diserahakan saja kepada tuhan.

A Kusmana mulai sadar setelah anaknya Ratna meninggal pada 4 Desember 2008.

Sejak putri Kusmana meninggal, Agus dan para pengikutnya menghilang begitu saja. Namun barang-barang milik Agus dan pengikutnya masih ada di rumah itu.

Kusmana mengatakan, Agus memiliki nama lain yakni Agus Noto Soekarnoputra. Nama itu didapatkannya dari wangsit.

Aliran Satria Piningit digerebek polisi petugas pada Senin 26 Januari 2009 lalu di kawasan Jalan Kebagusan 2, RT 10 RW 6, Momor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Aliran ini memiliki 13 ritual termasuk melakukan persetubuhan dengan bertukar pasangan yang ditonton oleh anggota mereka. Pengikut aliran ini biasa melakukan ritual tanpa sehelai pakaian. Biasanya dilakukan pada malam Jumat.

Agus Imam memiliki 40 pengikut, 12 di antaranya anak-anak. Ajaran Agus membuat warga terganggu karena sering bernyanyi bersama hingga dini hari dengan musik keras. Agus juga meminta pengikutnya meninggalkan salat dan menganjurkan para pengikutnya berhubungan seksual dalam satu kamar. “Pernah dulu enam pasangan gituan di kamar. Katanya meniru proses penciptaan Nabi Adam,” ujar Kusmana, 58, seorang murid Agus Imam Solichin, Selasa (27/1).
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Chairul Anwar, menegaskan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Polisi menggerebek markas komunitas itu, Senin lalu. Kasus terbongkar setelah Ratna, 33 tahun, meninggal dunia lantaran sakit beberapa hari lalu. Eko, 25 tahun, bekas pengikut Agus, mengungkapkan bahwa Agus melarang Ratna dibawa ke rumah sakit dan minum obat. Alasannya, hanya Agus yang bisa menyembuhkan. Setelah Ratna meninggal, beberapa anggota komunitas, dari total sekitar 40 orang, "menggugat" Agus. "Tapi Agus kabur," ujarnya di markas Agus kemarin.

Markas itu berukuran 6 x 8 meter dengan pagar bambu di permukiman padat penduduk. Rumah berlantai dua itu beratap tripleks. Di dalam rumah terdapat poster bergambar Soekarno, tokoh-tokoh pewayangan, serta Garuda Pancasila. Akses ke sana hanya jalan setapak sempit di antara deretan rumah.

Menurut Eko, pada 2000 Agus tinggal di Kampung Ambon, Jalan Jambrut, Pulomas, Jakarta Timur, lalu pindah ke rumah orang tua Agus di Jalan Masjid Al-Muawamah 2, Kampung Rawa Aren, RT 07 RW 12, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, selama enam bulan pada 2002. Markas pindah lagi ke rumah Kusmana di Kebagusan 2 hingga kini.

Sejumlah bekas tetangga Agus di Bekasi Timur menuturkan, Agus adalah anak ke-12 pasangan Rosid (almarhum) dan Sumiyem--meninggal 6 Oktober 2008. Ayah dua anak ini menganggur dan senang bersemadi di rumah orang tuanya.
Read rest of entry

Satrio Piningit Weteng Buwono

Aliran ini dipimpin oleh Agus Imam Solichin. Setidaknya anggotanya 40 orang,
Anggota aliran sesat Satria Piningit Weteng Buwono biasa melakukan persetubuhan dalam ritual mereka. Persetubuhan disaksikan para anggota di bawah sorotan lampu.

Menurut pemimpin aliran Satria Piningit Weteng Buwono, Agus Imam Solihin, seperti dituturkan A Kusmana -- pemilik rumah yang dijadikan tempat ritual di kawasan Kebagusan-- ritual persetubuhan adalah untuk menggambarkan penciptaan Nabi Adam.

Kata A Kusmana seperti dituturkanya, setiap ritual dilakukan lebih dari enam pasangan. Agus bahkan pernah menghukum pengikutnya karena melakukan kesalahan dengan bertelanjang selama lebih dari satu hari.

Ritual lainnya yang diajarkan Agus adalah memandikan para pengikutnya yang laki-laki dan wanita secara bersamaan dalam keadaan telanjang.

Aliran Satria Piningit digerebek polisi petugas pada Senin 26 Januari 2009 lalu di kawasan Jalan Kebagusan 2, RT 10 RW 6, Momor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ritual Persetubuhan Ditonton Anggota

Selain melakukan ritual persetubuhan dengan bertukar pasang dengan sesama anggota, aliran Satria Piningit Weteng Buwono juga tidak mewajibkan anggotanya untuk salat dan berzakat.

Ritual persetubuhan dengan sesama anggota aliran boleh ditonton oleh anggota lainnya, kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisari Besar Zulkarnaen Adinegara.

Kasus aliran ini terbongkar saat dua anggota aliran tersebut yaitu Tumali dan Ari Widiyanto datang ke kontrakan mereka di Kebagusan untuk mengambil barang yang tertinggal. Keduanya mengambil barang karena tempat ritual telah pindah ke Bekasi. Warga yang emosi kemudian menangkap keduanya.

Hal ini yang kemudian membuat polisi mengamankan keduanya dan melakukan pemeriksaan.

Pada tahun 2007 mereka telah diusir paksa oleh warga yang merasa jijik mendengar perbuatan meraka.

Polisi kemarin menggerebek aliran sesat Satrio Piningit Waten Buwono. Aliran ini memiliki 13 ritual termasuk melakukan persetubuhan dengan bertukar pasangan yang ditonton oleh anggota mereka.

Anggota Diajarkan Menggugurkan Rukun Islam

Awalnya pemimpin aliran Satria Piningit Weteng Buwono Agus Imam Solihin memberikan pelajaran tentang Islam.

Namun lama-kelamaan yang diajarkan adalah melarang salat, puasa dan berzakat.

Menurut A Kusumah, pemilik rumah yang dijadikan tempat ritual di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, ajaran yang ditularkan kepada anggotanya menggugurkan rukun Islam.

Namun di sisi lain, Agus juga mengajarkan untuk sabar dan ikhlas serta tawakal. Ajaran itu agar jasad para anggota yang telah meninggal bisa dibawa ke singgasana milik tuhan. Jasadnya tidak akan mati, tutur A Kusumah kepada VIVAnews, Rabu, 28 Januari 2009.

Aliran Satria Piningit digerebek polisi petugas pada Senin 26 Januari 2009 lalu di kawasan Jalan Kebagusan 2, RT 10 RW 6, Momor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Aliran ini memiliki 13 ritual termasuk melakukan persetubuhan dengan bertukar pasangan yang ditonton oleh anggota mereka. Pengikut aliran ini biasa melakukan ritual tanpa sehelai pakaian. Biasanya dilakukan pada malam Jumat.

Ritual Seks Karena di Akherat Ada Kamasutra

Menurut salah satu mantan anggota aliran Satria Piningit Weteng Buwono, mereka tidak bertukar pasangan. Namun hanya melakukan ritual seks secara bersama-sama.

Hal ini diungkapkan Eko, 25 tahun. Eko yang enggan menyebutkan nama lengkapnya adalah keponakan A Kusmana, pemilik rumah yang dijadikan tempat ritual di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.

Ritual seks hanya dilakukan dua kali. Pasangan berhubungan badan di depan dia (Agus Imam Solihin, pemimpin aliran) dan di depan pengikut yang lain, kata Eko kepada VIVAnews, Rabu, 28 Januari 2009.

Ritual seks dilakukan atas perintah Agus Imam Solihin. Alasan melakukan ritual seks karena di akherat nanti juga akan telanjang. Di akherat nanti juga akan diajarkan Kamasutra, ujar Eko.

Namun menurut pengakuan A Sukmana ritual bersetubuh dengan bertukar pasangan pernah dilakukan. Ada enam pasangan melakukan hubungan seks di bawah sorotan lampu.

Eko mengatakan, jika mengikuti ajaran Satria Piningit dipercaya tidak akan dimatikan. Semua akan tinggal di aras (singgahsana Tuhan), kata Eko.

Saat ditanya mengapa bisa percaya? Eko mengatakan, tadinya dia begitu saja mempercayainya. Sebab prosesnya tahunan. Tidak pertama kali kenal langsung menjanjikan. Kami terkesima karena itu, tandasnya.

Aliran Satria Pingit digerebek petugas pada Senin 26 Januari 2009 di kawasan Jalan Kebagusan 2, RT 10 RW 6, nomor 37, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Aliran ini memiliki 13 ritual termasuk melakukan persetubuhan dengan bertukar pasangan yang ditonton oleh anggota mereka.

Hanya anehnya, warga yang tinggal dekat markasnya di Jakarta Selatan ini tidak merasa terganggu. Malahan katanya orangnya baik-baik. Itulah mengapa sejak 2002 kegiatan mereka tidak pernah terbongkar sampai ada kasus anggota yang meninggal tahun lalu.
Read rest of entry

Sabtu, Januari 03, 2009

Angka Sakral Freemasonry

Secara konstan, angka 13 dan 33 selalu muncul dalam simbol-simbol Mason. Yang paling menarik perhatian adalah The Great Seal, simbol negara AS. Memang, angka 3, 7, 9, 11, 13, 33, 39 memiliki makna khusus bagi kaum Illuminati.

Pada awal AS terbentuk tahun 1776, ada 13 koloni yang menandatangi deklarasi kemerdekaan AS. Konstitusi AS terdiri dari 7 pasal yang ditandatangani oleh 39 anggota Constitutional Convention.

Angka-angka mason secara konsisten muncul pada berbagai simbol Mason, pada Great Seal misalnya, jumlah daun ranting Olive adalah 13; jumlah anak panah ada 13; jumlah susunan batu yang menyusun piramid ada 13; jumlah bintang di atas elang ada 13, dsb.

Sederet angka romawi ditemukan pada dasar piramid The Great Seal: MDCCLXXVI yang berarti 1776, tahun kemerdekaan AS. Dibalik angka Romawi sesungguhnya ada makna tersembunyi yang lagi-lagi merepresentasikan simbol Mason. Dalam sistem penomoran Romawi, M baru digunakan setelah berpuluh-puluh tahun kemudian. Jika dari angka Romawi tersebut kita definisikan satu-persatu dan mengabaikan repetisi, maka diperoleh: D=500, C=100, L=50, X=10, V=5, dan I=1, kemudian jumlahkan dan hasilnya adalah 666, simbol Lucifer.

Pada tanggal 6 Agustus 1945 jam 8.15 am, pesawat bomber AS Enola Gay menjatuhkan bom atom “little boy” di Hiroshima pada nomor misi 13. Kota Hiroshima berada di garis lintang 33. Ini merupakan awal permulaan era baru, yakni era nuklir.

Tahun 1935, Paul Foster menulis: “Sejak angka 1776, tahun kemerdekaan AS, ditempatkan di dasar piramid The Great Seal, maka pada hari itu pula angka 13 menjadi bagian penting dalam sejarah AS. Pada The Great Seal, piramid tersusun atas 13 lapisan batu yang merepresentasikan 13 periode untuk mencapai tata dunia baru, di mana setiap periode adalah 13 tahun. 13 periode X 13 tahun adalah 169 tahun. 169 tahun dari tanggal 4 Juli 1776 adalah 4 Juli 1945. Hiroshima di bom tanggal 6 Agustus 1945, dan berselisih 33 hari dari tanggal 4 Juli 1945. Ribuan nyawa yang melayang di Hiroshima adalah korban “tata dunia baru” kaum Mason.

JFK mengalami luka-luka pada 3 titik bagian tubuhnya. Tiga titik luka yang sama seperti Hiram Abif, seorang kstaria templar yang dibunuh pada hari inisiasi Masonic, tepatnya pada hari Jumat, tanggal 13, tahun 1307. Hiram Abif ditusuk dari belakang, leher, dan kepalanya. Dealey Plaza, tempat JFK dibunuh terletak hanya beberapa mil dari garis lintang 33.

Angka-angka sakral Mason juga muncul pada berbagai fenomena, baik fenomena politik maupun fenomena lainnya. Krisis misil di Cuba berlangsung selama 13 hari. Angka 13 muncul dalam berbagai judul film: 13 Frightened Girls (1963); 13 East Street (1952); 13 Floors (1991); 13 West Street (1962); 13 Fighting Men (1960); 13 Ghosts (1960); Apollo 13 (1995); 6 days and 7 nights with Harrison Ford (6+7=13).

Tahun 1997, Putri Diana dan Dodi Al Fayed meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Mobil Mercedes yang dikendarainya terhempas menabrak pilar nomor 13 di terowongan Alma Paris, tanggal 31 Agustus. http://www.thisislondon.com/dynamic/news/story.html

Apollo 13 meledak ketika tengah melesat ke angkasa pada pukul 1.13 atau 1313 dalam format waktu militer, pada tanggal 13 April 1970.

AS membagi negaranya menjadi 7 wilayah geografis. Setiap wilayah memiliki 13 anggota dewan pimpinan wilayah yang berkoordinasi dengan dewan pimpinan daerah. Struktur anggota dewan adalah sebagai berikut: 1 ketua, 2 kursi untuk bidang militer; 2 kursi untuk bidang spiritual, 2 kursi untuk bidang pendidikan, 2 kursi untuk bidang pelatihan, dan 2 kursi untuk bidang sains, sehingga total berjumlah 13.

Dengan cara yang sama, JFK terbunuh pada interseksi 41 lintang utara dan 71 bujur barat. Jika dijumlah 4+1+7+1=13, lagi-lagi angka Masonic. Lokasi interseksi ini tepatnya adalah barat daya Martha’s Vineyard, sebuah tempat yang dekat sebuah pulau kecil bernama No Mans Land. “No Mans”, adalah sebuah anagram Baconian yang berarti Mason.

Sebuah sandi rahasia yang sudah sangat umum adalah memberi nilai numerik pada alfabet. Misalnya, A=1; B=2; C=3; D=4, dan seterusnya. Pemberian nilai numerik bisa saja dilakukan secara terbalik, misalnya Z=1; Y=2; X=4, dan seterusnya. Sebuah kode rahasia yang sudah sangat umum, namun seringkali kita tidak memperhatikan dan melewatkannya begitu saja. Mari kita ungkap kode rahasia serta simbol-simbol Mason itu pada dunia nyata
3 14 14 =3+1+4+1+4=13
C N N

3 9 1=3+9+1=13
C I A (Central Intelligence Agency )

6 2 9= 6- 2=4+9=13
F B I

14 19 1 = 1+4=5-19=negative14+1=negative13 ?
N S A

13 9 F = 1+3=4+9=13F F=Freemason
M I 6 (British Intelligence) This one is freemason from front to back

23 8 15 = 2×3=6-8=-2+15=13
W H O (World Health Organization)

10 7 2 This one was very clever. Its reversed. = 2×7=14-01=13
K G B (Russian Intelligence)

14 1 20 15 = 14-1=13-20=negative 7-1=negative 8-5=negative 13 ?
N A T O (North Atlantic Treaties Organization)

21 19 1 = 2×1=2+1=3+9=12+1=13
U S A

Simbol-Simbol Mason dalam berbagai produk:

  • A O L (America On-Line) note the eye in the pyramid.
  • Restorant McDonalds, logonya membentuk angka 13 jika dilihat secara vertikal.

Dalam doktrin lucifer, empat titik di atas lambang kepala kambing merepresentasikan empat

elemen dunia: Api, Air, Tanah, dan Udara. Sedangkan sudut kelima yang berada di awah merepresentasikan jiwa lucifer. Jika kita asosiasikan dengan tata kota Washington pada blog sebelumnya, akan terlihat sudut yang ada di bawah (selatan) mengarah pada White House, sebuah simbol, bagaimana jiwa-jiwa lucifer bersemayam di White House.

Proctor and Gamble salah satu perusahaan terbesar di AS, menolak tuduhan 13 bintang yang ada pada logo perusahaannya adalah lambang Masonic. Mereka berdalih, 13 bintang tersebut adalah untuk menghormati 13 koloni di AS pada awal kemerdekaannya. Pada tahun 1992, Proctor and Gamble merevisi sebagian kecil logonya dengan memperhalus beberapa bagian. Namun, rumor dan tanda tanya seputar logo tersebut terus ada.

Angka 13 dan 33 yang tersembunyi pada logo Microsoft Windows.

Angka Mason yang cukup dikenal lainnya adalah 33, yang melambangkan tingkat tertinggi dalam organisasi ini.

14 1 19 1 =14-1=13+19=32+1=33
N A S A


21 14 = 2+1=3 1-4=3 3 and 3 make 33
U. N. United Nations

Terdapat 33 seksi pada bagian dalam logo UN


9 2 13 = 9+2=11 1+1+1=3and3 make 33
I B M

21 11 = 2=1=3×11=33
U K (United Kingdom)

Read rest of entry

Rahasia Freemasonry

Untuk memahami Freemason secara mendalam, pada dasarnya diperlukan suatu studi yang intensif. Mempelajari seperti apa organisasi Freemason bukanlah suatu hal yang mudah oleh karena:

  1. Bersifat simbolik. Terdapat berbagai simbol-simbol yang diasosiasikan dengan Freemason. Dan, setiap simbol yang ditampilkan memiliki makna, sejarah, dan penjelasan.
  2. Freemason dijalankan oleh berbagai tingkatan (degrees) yang ada dalam struktur organisasinya. Jadi, setiap level tidak selalu dapat mengetahui tingkatan-tingkatan yang berada di atasnya.
  3. Aktivitas Freemason selalu bersifat rahasia dan rahasia adalah kekuatan utamanya. Semakin sedikit kita tahu tentang mereka, semakin kuat posisi mereka di atas kita. Dan keadaan ini semakin memotivasi para Mason untuk semakin merahasiakan aktivitas mereka. Hal ini juga yang menyebabkan mengapa selalu ada disinformasi mengenai keorganisasian Mason. Selain itu, banyaknya tingkatan yang ada pada Freemason menyebabkan informasi yang keluar dari setiap anggotanya selalu berbeda-beda.

Dan sesungguhnya Freemason bukanlah SUMBER UTAMA dari teka-teki ini. Freemason hanya merupakan sebuah batu loncatan untuk masuk ke dalam komunitas rahasia yang ada dibelakangnya. Keanggotaan adalah kunci utama bagi kita untuk bisa memahami bentuk organisasi rahasia berikut game of power-nya.

Untuk bisa diterima sebagai anggota Freemason, ada keyakinan yang harus diterima, yakni adanya “Bapak dari segala Tuhan”, “Persaudaraan”, dan “Imortalitas jiwa”. Pada awalnya, keyakinan tersebut seperti terlihat indah, namun ketika bergabung seseorang akan diminta untuk melepaskan keyakinan atau agama kita, baik itu Kristen, Muslim, maupun Yahudi. Jadi, keyakinan yang ditawarkan, seperti sebuah coklat yang mengandung racun didalamnya.

Tiga prinsip utama Mason antara lain:

  1. Cinta pada kemanusiaan atas dasar persaudaraan (Brotherly love to the whole human species)
  2. Menghilangkan penderitaan (Relieve the distressed)
  3. Kebenaran sebagai sifat agung (Truth as a divine attribute)

Tiga prinsip utama plus keyakinan kepada Tuhan tampak begitu mempesona. Akan tetapi, banyak tindakan para Mason yang dilakukan lebih karena sifat rakus dan memprioritaskan kepentingan golongan, baik secara sosial, politik, maupun ekonomi. Kondisi ini membuat Freemasonry tidak lebih dari sekedar perkumpulan para mafia Inggris. Sebuah persaudaraan dalam persaudaraan (Brotherhood inside The Brotherhood).

Dalam Freemasonry juga dikenal adanya prinsip The 4 Perfect Points of Entrance yang meliputi, Gutta (Throat), Pectora (Chest), Manus (Hand), dan Pedes (Feet). Prinsip ini mengajarkan kehati-hatian atas apa yang dimakan dan diminum, apa yang diucapkan dan apa yang ada di dalam hati, apa yang dilakukan, dan kemana akan pergi. Ironisnya, ketika sebagian anggota persaudaraan Mason melakukan kegiatan amal, mereka yang berada di tingkatan tertinggi justru gemar merusak eksistensi agama, struktur sosial dan ekonomi global.

Prinsip The 4 Cardinal Virtues yang meliputi Kesederhanaan (Temperance), Ketabahan (Fortitude), Kebijaksanaan (Prudence), dan Keadilan (Justice), juga sangat mempesona. Dan lagi-lagi, ketika sebagian anggota persaudaraan Mason secara aktif melakukan berbagai kegiatan derma kepada masyarakat, mereka, Mason yang berada di tingkatan tertinggi justru memangsa masyarakat. Dan seharusnya tugas terbesar Grand Lodge Mason saat ini adalah menghilangkan sinisme publik sekaligus membuktikan kepada publik bahwa organisasi Mason tidak terlibat dalam berbagai konspirasi; bahwa Mason bukanlah sebuah organisasi rahasia atau sebuah organisasi yang penuh dengan rahasia; bahwa keberadaan Mason dengan spirit dan nilai moral yang diembannya mampu memberikan benefit kepada masyarakat luas!

Sayangnya, yang justru terjadi justru tidak seperti itu. Menjadi anggota Mason tidaklah memperkaya nuansa spiritual dan moralitas kemanusiaan, karena Mason akan merampok dan membuang jauh-jauh nilai agama diyakini sebelumnya. Mason bergerak dari berbagai sisi, bisa menjelma menjadi kekuatan konservatif maupun reaksioner baik dalam bidang politik, sosial, dan ekonomi. Ia juga bisa menjadi sebuah kekuatan revolusioner, dari golongan kiri maupun kanan.

Di kalangan gereja sendiri, Freemason telah dikucilkan keberadaannya oleh 8 paus: Tahun 1738 oleh Clement XII dalam “In Eminenti”. Pius IX mengeluarkan 6 kecaman yang memojokkan Masonry. Leo XIII tahun 1884, dalam “Humanum Genus”, mengungkapkan bahwa tujuan utama Freemason adalah menyiksa Kristen dengan penuh kebencian, dan tidak akan pernah beristirahat sampai mereka berhasil menghancurkan institusi-institusi keagamaan yang didirikan oleh Paus. John Paul II tahin 1983 mengatakan “Anda tidak bisa menjadi seorang Katholik dan Mason secara bersamaan!”

Cardinal Ratzinger juga pernah menyatakan, “Jika anda ingin menjadi seorang Mason, maka secara otomatis anda akan dikeluarkan dan dikucilkan oleh gereja Katholik”, pernyataan ini disetujui oleh John Paul II bulan November 1983 dengan mengatakan: “Penilaian negatif gereja terhadap Mason tetap tidak berubah oleh karena prinsip-prinsip Mason tidak dapat ditoleransi oleh doktrin gereja. Dengan demikian menjadi anggota Mason adalah suatu hal yang terlarang”

Kita sedang melihat sebuah pertempuran mahadahsyat yang pernah ada di muka bumi ini! Dan Gereja begitu juga Mason menanggung beban sejarah yang pernah mereka goreskan sendiri…

Read rest of entry

Lambang Simbol Freemasonry

The Great Seal penuh dengan makna berikut misteri yang meliputinya. Fakta-fakta dibalik misteri simbol Mason, The Great Seal, antara lain:
  • Pada ranting olive, daun berjumlah 13
  • Pada cakar kanan, anak panah berjumlah 13
  • Pada kalimat, “E Pluribus Unum”, huruf-hurufnya berjumlah 13
  • Pada sisi atas Elang, terdapat bintang yang berjumlah 13
  • Pada sayap kanan, bulu berjumlah 32 yang melambangkan tingkat 32 dalam derajat Freemason
  • Pada gambar Piramid, jumlah lapisan batu granit adalah 13 yang merepresentasikan 13 keturunan illuminati
  • Pada kalimat Annuit Coeptis, huruf-hurufnya berjumlah 13

Yang perlu diperhatikan adalah pada Elang The Great Seal, jumlah bulu pada sayap kanan ada 32, sedangkan sayap kiri berjumlah 33. Angka 32 pada sayap kanan merepresentasikan jumlah tingkatan pada Scottish Rite, dan 33 merepresentasikan 33 tingkatan Freemasonry. Jumlah bulu ekor ada 9, ini melambangkan 9 tingkatan Mason yang ada di York Rite. Elang itu sendiri merupakan icon Masonry yang telah digunakan secara luas oleh Scottish Rite.

Jika diperhatikan dengan seksama, kita akan menemukan 13 pentagram pada sisi atas kepala elang. Pentagram-pentagram itu disusun dengan membentuk formasi heksagram atau Seal of Solomon yang lebih besar lagi. Heksagram adalah perangkat yang digunakan kaum pagan untuk membangkitkan setan. Ini juga merupakan representasi lucifer (666) yang terbentuk dari 6 titik, 6 sudut, dan 6 permukaan.

Lambang burung elang yang digunakan Mason menggantikan burung Phoenix sebagai simbol kenegaraan pada tahun 1841. Phoenix adalah simbol persaudaraan sejak zaman Mesir kuno. Phoenix diadopsi oleh para pendiri negara AS setelah desainnya dibuat dan diusulkan oleh Charles Thompson, Sekretaris Continental Congress.

Sementara itu, pada sisi sebelah kanan gambar George Washington pada mata uang dollar AS, akan terlihat Segel Departemen Keuangan AS. Segel tersebut terdiri atas kunci, timbangan keadilan, dan busur yang merupakan simbol-simbol penting bagi kaum Freemasonry. Jika diperhatikan dengan teliti pada sekitar busur pada segel tersebut, terdapat 13 lubang didalamnya. Ditemukan juga 39 titik-titik berwarna hijau yang mengelilingi busur, timbangan, dan kunci. Masih ingat angka 39? Hasil bagi sama rata 39 adalah 19.5. Angka 19.5 dapat muncul pada desain kota kuno Cydonia, Mars, Avebury di Inggris dan Washington DC.

Gambar burung hantu yang berukuran sangat kecil juga muncul di sebelah kiri angka “1”, yang ada di pojok kanan atas mata uang dollar. Dari waktu ke waktu, banyak politisi berpengaruh di AS yang tertangkap kamera menunjukan simbol burung hantu dengan tangannya.

Telah diketahui bahwa pada dasar piramid The Great Seal terdapat sejumlah angka romawi. Jika dijumlah angka tersebut sama dengan 1776, tahun kemerdekaan AS, juga tahun persaudaraan Illuminati terbentuk secara formal.

Berbagai metode digunakan untuk memunculkan angka 1776. Dan pada akhirnya desainer The Great Seal menggunakan adalah sistem penomoran Babilonia. Sistem penomorannya tidak menggunakan puluhan tetapi 6. Sebagai contoh, 600 adalah 1000, 60 adalah 100, dan 6 adalah 10.

Hexagram terdiri atas dua segitiga yang posisi saling berlawanan sehingga membentuk enam sudut. Jika hexagram kita tempatkan di tas lambang Great Seal, ada 5 sudut yang mengarah pada kata-kata bahasa latin di dalamnya. Di sisi atas tertulis kata “Annuit Coeptis” yang dalam bahasa Inggris berarti “Announcing the Beginning of”, sedangkan pada sisi bawah Great Seal tertulis “Novus Ordo Seclorum” yang berarti “New World Order”.

Hexagram yang ditempatkan di atas Great Seal, akan mengarah pada masing-masing objek, jika menggunakan pengamatan berdasarkan arah jarum jam (kiri-kanan), maka akan diperoleh:

  1. Sudut 1 menunjuk huruf A dari kata Annuit
  2. Sudut 2 akan menunjuk “The all-seeing eye”
  3. Sudut 3 akan menunjuk huruf S dari kata Coeptis
  4. Sudut 4 akan menunjuk huruf M dari kata Seclorum
  5. Sudut 5 akan menunjuk huruf O dari kata Order
  6. Sudut 6 akan menunjuk huruf N dari kata Novus

Dengan demikian, huruf-huruf yang terkumpul adalah ASMON. Tentu saja ini merupakan sebuah anagram. Dan untuk mencari kemungkinan urutang katanya, saya menggunakan software Anagram Genius V.1. Hasilnya? Software menemukan ASMON sebagai anagram dari MASON dengan tingkat ketepatan 87%. Seperti kita tahu, Mason adalah ungkapan pendek dari organisasi Freemason, yang diduga terlibat berbagai konspirasi tingkat tinggi dan telah berhasil mengubah “wajah dunia” kita seperti sekarang ini.

Lambang dari organisasi ini adalah busur dan kompas, lagi-lagi jika lambang tersebut kita letaklan di atas Great Seal, maka akan menunjuk pada objek-objek yang sama dengan apa yang telah disebutkan di atas. Organisasi selalu mengkamuflasekan keberadaannya lewat berbagai simbol-simbol yang biasanya terungkap lewat berbagai geometrika hingga rasio emas (Phi).

“The Great Seal” ditetapkan menjadi salah satu simbol negara AS pada tanggal 20 Juni 1782. Gambar dibaliknya tidak pernah diketahui sampai akhirnya simbol tersebut dijadikan sebagai bagian dari mata uang dollar ketika masa pemerintahan seorang Mason, Roosevelt. Mata yang terdapat di atas piramid mason pada “The Great Seal” adalah “Mata Tuhan”. Mata Tuhan yang sedang mengawasi dan penglihatannya mampu menembus hati.

Read rest of entry

Sejarah Freemasonry

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan palling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.

Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling populer adalah, bahwa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsha.

Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masehi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestina. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babilonia menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babilonia. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.

Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Romawi menaklukkan Palestina dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerusakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu pula saat kekuasaan Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsha pada abad ke-7.

Tapi tafsir lain tentang hal ini juga mengartikan Haikal Sulaiman juga sebagai wilayah kekuasan yang luas membentang. Bahkan ada yang menariknya hingga sampai wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir di zaman Rasulullah Muhammad. Karena itu, mereka meyakini harus menguasai seluruh dunia, bahkan hingga tanah Khaibar, tempat mereka terusir dahulu karena penghianatanya pada Rasulullah dan piagam Madinah.

Dan untuk itulah mereka bekerja dan membangun, yaitu untuk merebut Haikal Sulaiman dan mendirikan kekuasannya secara nyata, serta mempengaruhi pemerintahan dan kekuasan yang mampu mereka pengaruhi. Dan untuk menebar kekuasaan itu, salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh gerakan ini adalah agama-agama, terutama agama Samawi atau agama-agama wahyu, Kristen dan Islam.

Sebelum kaum muslimin sadar tentang bahaya gerakan Freemason, perlawanan terhadap organisasi ini terlebih dulu dilakukan oleh kalangan pemimpin gereja. Perlawanan gereja Katholik ini terjadi karena Freemason telah menjadi organisasi tempat berkumpulnya kaum anti-agama. Dalam sebuah artikel berjudul The Earlier Period Of Freemasonry yang di Mimar Sinan, turki, Freemason disebut sebagai tempat berkumpul para anggota Mason yang mencari kebenaran di luar gereja. Dan ini menjadikan awal abad-18 sebagai tahun-tahun yang penuh pertarungan antara gereja Katholik dengan Freemason di Eropa. Sejak awal berdirinya, Fremason telah menyokong kebebasan beragama, sama persis dengan yang terjadi belakangan ini di berbagai negara, liberalisasi keagamaan.

Freemason berdiri di Inggris secara resmi pada tahun 1717. Tapi tampaknya, sebelum tahun itu pun, Freemasonry telah eksis. Bahkan sejak abad sebelumnya. Tahun 1641, seorang keluarga kerajaan Inggris, Robert Moray tercatat sebagai anggota cabang Freemason di Edinburg, tepatnya 20 Mei 1641. nama lain yang juga tercatat sebagai anggota Freemason sebelum tahun 1717 adalah Elias Ashmole tercatat sebagai anggota Freemasonry di Lanchasire pada 16 Oktober 1646. Dan ia juga salah seorang dari royal family atau keluarga kerajaan.

Dari catatan di atas, sebetulnya bisa ditarik kesimpulan bahwa tahun 1717 hanya tahun pemantapan saja dari tahap-tahap yang telah dilakukan oleh gerakan Freemson. Tahun ini dijadikan sebagai tahun ekspansi untuk melakukan dan menancapkan pengaruh mereka di seluruh dunia.

Tahun 1717 ini dijadikan sebagai tonggak bagi Freemason unuk memulai perangnya yang akan sangat panjang kepada umat beragama dan kepada agama itu sendiri. Seorang kepala gereja protestan di London yang bernama Anderson dan berdarah Yahudi menjadi motor penggeraknya pada 24 Juni 1717. Pada momentum inilah Freemason mendirikan Grand Lodge of England dengan menggabungkan empat lodge menjadi satu.

Banyak sumber Freemason menjelaskan bahwa sejarah berdirinya gerakan ini berakar jauh dan bisa dilacak hingga ke masa Ordo Knight of Templar saat perang Salib di Yerusalem, Palestina. Saat Paus Urbanus II, tahun 1095, usai Konsili Clermont menyerukan Perang Suci atau Crusade dan memobilisasi kaum Kristiani di seluruh Eropa untuk turut berperang merebut Yerusalem kembali dari kekuasaan Muslim. Paus Urbanus II membakar emosi massa dengan cara mengabarkan kabar bohong. Ia mengatakan umat Kristen di Palestina telah dibunuh, dibantai dan dibakar di dalam gereja-gereja oleh pasukan Turki Seljuk yang Muslim. Ia juga membakar kemarahan kaum Kristiani dengan mengatakan bahwa kaum kafir (Muslim Turki, pen.) telah dan sedang menguasai makam Yesus Kristus.

Paus UrbanusII menyerukan agar seluruh pertikaian yang terjadi selama ini antar pemeluk dan kesatrian Kristen harus diakhiri, karena ada musuh yang lebih berbahaya dan harus segera dihancurakan: Islam dan kaum Muslimin. Ia juga mengiming-iming dengan bujukan surgawi, bahwa siapa yang berangkat ke medan perang kan dibebaskan dari seluruh dosa dan di jamin akan mendapat surga. Hasilnya, ribuan kaum Kristiani berangkat menuju Palestina dengan kemarahan. Dan setibanya di sana, terjadi pembantaian besar-besaran atas penduduk Yerussalem dan Palestina.

Selama dua hari penyerbuan terjadi pembantaian yang tak bisa diterima akal sehat dan rasa kemanusiaan. Sebanyak 40.000 penduduk Palestina terbantai. Beberapa sejarawan menggambarkan, saat itu darah menggenangi tanah Yerusalem. Ada yang menyebut darah menggenang setinggi mata kaki, bahkan ada yang menggambarkan darah menggenang hingga lutut manusia dewasa. Tentara berperang dengan motivasi mendapatkan emas dan permata, dan juga banyak para kesatria Prancis tercatat membelah perut korban-korban mereka. Merka mencari emas atau permata yang kemungkinan di telan penduduk Palestina sebagai upaya penyelamatan harta.

Setelah mereka menguasai tanah Palestina, pasukan Salib yang terdiri dari banyak unsur mulai mendirikan kelompoknya masing-masing. Mereka tergabung dalam ordo-ordo tertentu. Para anggota ordo ini datang dari seluruh tanah Eropa, yang ditampung di biara-biara tertentu dan berlatih cara-cara militer di dalam biara tersebut. Dan satu dari sekian ordo yang sangat mencuat namanya adalah Ordo Knight of Templar.

Knight of Templar juga disebut sebagai tentara miskin Pengikut Yesus Kristus dan Kuil Sulaiman. Disebut miskin karena tergambar dari logo yang mereka gunakan, seperti dua tentara yang menunggang seekor keledai. Untuk menunjukkan bahwa mereka miskin, sampai-sampai satu keledai harus dinaiki dua orang tentara Knight of Templar. Bahkan tercatat, mereka dipaksa untuk makan tiga kali saja dalam semingu. Sedangkan nama Kuil Sulaiman mereka pakai karena mereka menjadikan markas mereka yang dipercayai sebagai situs runtuhnya Kuil Sulaiman atau Solomon Temple. Tapi sesungguhnya, pemilihan markas di bukit ini bukan sebuah kebetulan yang bersifat geografis semata, karena para pendiri ordo Knight of Templar sesunguhnya punya cirta-cita sendiri untuk mengembalikan kejayaan dan berdirinya Kuil Sulaiman sebagai tempat suci kaum Yahudi atau tempatnya kaum Mason. Sepanjang bisa terlacak, pendiri ordo ini adalah dua kesatria Prancis, yaitu Hugh de Pavens dan God frey de St Omer. Spekulasi dari kalangan sejarawan mengatakan, bahwa ada darah-darah Yahudi yang mengalir dalam tubuh dan cita-cita para pendiri Ordo Knigh of Templar. Para perwira tinggi Kristen tersebut, sesungguhnya proses convertion yang mereka lakukan hanyalah cara untuk menyelamatkan diri, dan sesungguhnya mereka masih berpegang teguh pada doktrin-doktrin Yahudi, terutama Kabbalah.

Meski mereka menamakan diri sebagai tentara miskin, sesunguhnya mereka tidak miskin sama sekali. Atau setidaknya, masa miskin itu hanya mereka rasakan di awal-awal berdirinya Knight of Templars. Dalam waktu yang singkat mereka mampu menjadi sangat kaya raya dengan jalan melakukan kontrol penuh terhadap peziarah Eropa yang datang ke Palestiana. Salah satunya adalah dengan cara merekrut anak-anak muda putra para bangsawan Eropa yang tentu saja akan melengkapi anak mereka dengan perbekalan dana yang seolah tak pernah kering jumlahnya. Mereka juga disebut sebagai perintis sistem perbankan pertama pada abad pertengahan.

Saat itu banyak orang-orang Eropa yang ingin pindah atau setidaknya berziarah ke Palestina. Dan tentu saja perjalanan yang jauh dari Eropa memerlukan bekal yang tidak sedikit. Ada yang membawa seluruh harta mereka dalam perjalanan, tapi karena tentara Salib disepanjang perjalanan hidup dalam kondisi ayng sangat mengenaskan dan mereka sangat tergiur oleh harta kekayaan, tidak jarang terjadi perampokan bahkan saling bunuh antar orang Kristen disepanjang perjalanan menuju Palestian. Lalu ditemukan cara, para peziarah tidak perlu membawa harta mereka dalam perjalanan. Mereka hanya perlu menitipkannya pada sebuah perwakilan Templar di Eropa, mencatat dan menghitung nilainya dan mereka berangkat ke Palestina berbekal catatan nilai harta yang nantinya akan ditukarkan dengan nilai uang yang sama di Palestina. Gerakan ini banyak didominasi oleh Ordo Knight of Templar yang membuat mereka sangat kaya raya karena mendapat keuntungan dari sistem bunga yang mereka kembangkan. Dan inilah embrio atau cikal bakal perbankan yang kita keanl sekarang.

Markas Knight of Templar di Prancis menjadi rumah penghimpunan harta terbesar di Eropa. Lambat laun mereka menjadi bankir bagi para Paus dan Raja. Bagaimana tidak cepat kaya, setiap tahunyya King Henry II of England mendonasikan uang untuk menanggung biaya hidup 15.000 tentara Knight of Templar dan juga Knight Hospitaler selama mereka berperang dalam Perang Salib di tahun 1170. Untuk menggambarkan betapa besarnya institusi perbankan yang dijalankan Templar, pada saat itu organisasi ini memiliki 7.000 pegawai lebih hanya untuk mengurusi masalah keuangan. Mereka juga memiliki tak kurang dari 870 istana, kastil, dan rumah-rumah para bangsawan yang terbentang dari London hingga Yerusalem.

Karena ordo ini sangat berkuasa, lambat laun mereka mulai menampakkan ciri aslinya, yakni sebagai penganut Mason. Mereka mengembangkan doktrin dan ajaran mistik, juga kekuatan sihir di biara-biara mereka. Mereka memuja setan dan mendatangkan roh-roh untuk berkomunikasi. Apa yang mereka praktikkan ini disebut sebagai Kabbalah, sebuah tradisi mistik Yahudi kuno yang telah berkembang bahkan sejak zaman sebelum Fir’aun.

Mengetahui hal ini, Raja Prancis Philip le Bel, pada tahun 1307 mengeluarkan seruan untuk menangkap dan membubarkan ordo Knight of Templar karena dituduh telah melakukan bid’ah. Dalam perkembangannya, Paus Clement V turut bergabung untuk memerangi kaum Mason ini dengan mengeluarkan kembali vonis inquisisi. Terjadi banyak penangkapan dan interogasi, dan beberapa pimpinan Ordo Knight of Templar yang bergelar Grand Master (penyebutan ini masih dipakai sebagai tingkat tertinggi dalam gerakan Freemasonry sampai sekarang, pen) ikut menjadi korban. Dari beberapa penangkapan dan interograsi didapatkan keterangan bahwa anggota-anggota Templar telah melakukan kejahatan seksual terhadap beberapa perempuan bangsawan, melakukan sodomi, menyembah kucing, memakan daging teman-teman mereka sendiri yang sudah mati. Bahkan salah seorang saksi mata mengatakan, para Templar memperkosa perawan-perawan hingga hamil dan bayinya dibunuh dengan cara yang sadis untuk kemudian di bakar dan diambil minyaknya, dijadikan minyak suci untuk persembahan para pemimpin mereka.

Pada tahun 1307, Raja Philip IV memerintahkan penangkapan Jacques de Molay. Dan setelah melalui penyiksaan demi penyiksaan, de Molay mengakui segala ritual bid’ah yang dilakukan oleh Ordo Templar. Pada tahun 1312, Ordo Knight of Templar dilarang dan dibubarkan. Dan atas perintah Gereja dan Raja , dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1314, para pimpinan Templar dihukum mati, termasuk Jacques de Molay, salah satu Grand Master terpenting Ordo Templar. Jacques de Molay sendiri divonis sebagai heretic (bid’ah) atau kafir dan dihukum dengan cara dibakar hidup-hidup di depan raja Philip IV. Dan sebelum menghembuskan napasnya, de Molay mengeluarkan kata-kata bahwa Raja Philip dan Paus Clement harus mengikutinya, mati, dalam waktu satu tahun. Dan sejarah mencatat, Raja Philip IV meninggal tujuh bulan kemudian, disusul Paus Clement sebulan setelah Raja Philip mangkat.

Setelah itu terjadi pemusnahan besar-besaran, sekali lagi atas kaum Yahudi, dan kali ini bermula dengan kasus Knight of Templar atau kaum Mason. Pemusnahan ini tak hanya terjadi di Palestina, tapi juga terjadi di Eropa. Mereka diburu untuk ditangkap dan dibunuh. Sampai akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan mendapat perlindungan dari Raja Skotlandia, Robert The Bruce yang dilantik dan menduduki singgasana Raja pada tahun 1306. Dan di tanah baru ini pula mereka menyusun kekuatan kembali. Dan Skotlandia menjadi salah satu yang menentukan dalam perkembangan gerakan Freemason.

Versi yang lebih tua dari sejarah Freemason adalah kisah yang menyebutkan pembentukan Freemasonry pada zaman Raja Israel, Herodes Agripa I yang meninggal pada tahun 44 Masehi. Freemason pada zaman ini dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi.

Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuhi baya-bayi Kristen. Tapi, berkenaan dengan segala kesadisan yang dilakukan Herodes ini, para sejarawan dunia, meyakini bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka dalam tradisi agama Kristen. Herodes Agripa I menjalankan segala misi The Secret Power ini dibantu dua pengikut setianya, Heram Abioud sebagai Wakil Presiden gerakan dan Moab Leumi sebagai pemegang rahasia utama gerakan ini. Tapi beberapa anggota Freemason juaga mempercayai dan menarik sejauh mungkin sejarah mereka ke masa lalu, bahkan hingga ke zaman Fir’aun. Itu pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa mereka kerap kali menggunakan simbol-simbol Mesir Kuno dalam tradisi dan aktivitas ritual mereka, seperti penggunaan Dewa Horus, Piramida, Matahari dan berbagai simbol Mesir lainnya. Penggunaan ini bermula dari penggalian Kuil Sulaiman oleh para Templa dan penemuan doktrin dan ajaran Kabbalah yang terus-menerus mereka eksplorasi dan diajarkan dari mulut ke mulut. Penggalian ini begitu serius mereka lakukan sehingga kelak akan mempengaruhi cara pandang kaum Templar dan juga rencana mereka pada kehidupan dunia.

Bahkan yang cukup mengejutkan adalah, dalam manuskrip-manuskrip kuno Mason dikatakan, orang pertama Mason adalah Adam! Kejadian itu berawal ketika Adam dan Hawa memakan daun dari pohon terlarang di taman surga. Daun yang disebut sebagia daun pengetahuan, dan karena itu pula Tuhan mereka melarang mereka memakannya. Dr.Albert Mackei, seorang anggota Mason dengan tingkatan 33 derajat dalam Encyclopedia of Freemasonry manuliskan, daun pengetahuan itu kelak diturunkan pada dua anak Adam dan Hawa, Seth dan Nimrod dengan kisah The Tower of Babel. Kedua anak ini pula menyusun bahasa untuk ilmu pengetahuan yang akan diturunkan kepada manusia-manusia berikutnya. Tapi, dalam perkamen-perkamen tua itu disebutkan bahwa, Tuhan dengan sengaja mengacaukan bahasa manusia yang mengakibatkan rahasia ilmu pengetahuan, yang diturunkan Adam dengan memakan daun dari pohon terlarang, hilang dan tak diketahui manusia-manusia setelah Seth dan Nimrod. Dan itu pula yang menjadi alasan kedua kaum ini memerangi Tuhan.

Bahkan menurut Talmud, setan-setan adalah keturunan dari Adam dan Hawa. Setelah Adam diusir dari surga, ia enggan mencampuri istrinya, Hawa. Dan pada saat itulah, dua setan perempuan mendatanggi Adam yang langsung digauli keduanya oleh Adam. Dalam Talmud disebutkan, Adam menggauli setan perempuan bernama Lilith selama lebih dari 130 tahun lamanya dan melahirkan banyak anak-anak setan begitu pula dengan Hawa selama ditinggal oleh Adam, Hawa juga digauli oleh setan laki-laki dan melahirkan banyak anak setan.
Read rest of entry
 

Chat With Girls

Sumber Dana

Term of Use

Semua bebas di copy paste tanpa syarat dan ketentuan apapun, semua artikel tidak perlu anda percaya anggap saja dongeng mitos atau apapun itu menurut anda. Karena jika anda percaya kehidupan anda akan berubah, perkumpulan rahasia or secret societies akan terus memburu anda dan berkata semua ini hanya kebohongan.
Copyright © 2004-2009 by Bisnis Manado