Jumat, Juni 30, 2006

Saksi Jehovah (Jehovah Witnesses)

Didirikan oleh Charles Taze Russel (1852-1916). Dan sebelum mendirikan sekte Saksi Jehovah ini, Russel adalah anggota sekte Presbitarian, Congregational, kemudian menjadi pengikut sekte Adven. Dia mendirikan jemaat sekolah Injil yang diberi nama Zion's Watch Tower Bible and Tract Society. Setelah Russel meninggal dunia pada tahun 1916, kelompok tersebut dipimpin oleh Joseph Franklin Rutherford yang berhasil mengembangkan organisasi keagamaan tersebut dengan merekrut lebih banyak jemaat. Pada tahun 1931, gerakan keagamaan ini lebih dikenal dengan nama Saksi Jehovah (Jehovah Witnesses) dan memfokuskan propaganda agamanya dalam kegiatan penerbitan, diantaranya buletin Watchtower yang diterjemahkan dalam 129 bahasa dan mencapai oplah 22 juta eksemplar yang disebarkan ke seluruh pelosok secara gratis.

Beberapa anggota sekte Saksi Jehovah mempunyai ciri yang sangat khas, yang dijadikan sebagai dasar ajaran dari para pengikutnya, yaitu sebagai berikut:

a. Menolak transplantasi organ tubuh dan tranfusi darah, sesuai dengan penafsiran mereka terhadap Kitab Kejadian 9: 4, Imamat 17: 12-14, Kisah Rasul 15: 29.

b. Meyakini bahwa Tuhan adalah satu, yaitu Jehovah sebagai "pemegang supremasi" (the supreme being), sedangkan Yesus adalah anak Tuhan yang sebelumnya merupakan roh, sebagaimana malaikat Mikail. Kemudian mewujud dalam bentuk fisik Yesus sebagai manusia suci yang sejak lahir dan kematiannya. Kebangkitan setelah Yesus mati diyakini dalam bentuk roh bukan fisik. Mereka tidak mengakui Trinitas atau Bunda Maria sebagai bagian dari ritual mereka. Yang dimaksudkan dengan Roh Kudus bukanlah Maria, melainkan bentuk kekuasaan Tuhan dalam berhubungan dengan dunia.

c. Mereka menolak salib sebagai simbol Kristen, karena tanda salib merupakan tanda orang-orang kafir (pagan), yang berasal dari kata "stauros" yang artinya 'tiang penyiksaan'. Mereka juga meyakini bahwa Yesus tidak disalib, melainkan disiksa dengan cara tangannya diikat lurus ke atas dan bukan terbuka, sebagaimana salib yang diyakini umat Kristen umumnya.

d. Mereka yakin bahwa Kristus akan datang dan memimpin dunia pada tahun 1914 lalu. Hal ini terbukti dengan terjadinya Perang Dunia I, sebagai simbol kekejaman setan yang kemudian dikalahkan oleh Kristus dengan membuat "kerajaan surga" di muka bumi.

e. Mereka yakin bahwa dalam waktu yang sangat dekat akan segera terjadi Armageddon pertempuran yang akan mengantarkan kepada kiamat. Dan Saksi Jehovah akan dipilih sebagai "prajurit Tuhan", sesuai dengan Wahyu 17, untuk membantu Yesus melawan agama-agama palsu, membantu mendirikan kerajaan Tuhan selama seribu tahun yang disebut dengan miliennium.

f. Mereka yakin bahwa Yesus bukan lahir pada tanggal 25 Desember, tetapi pada tanggal 2 Oktober. Mereka tidak merayakan hari peringatan kematian atau kelahiran Yesus. Bahkan, para anggota yang kedapatan merayakan Hari Natal, Thanksgiving, Hari Kemerdekaan, Haloween, serta perayaan budaya atau nasional lainnya dianggap telah melanggar kesucian agama.

Berbagai aliran atau sekte keagamaan di lingkungan Kristen kiranya tidak akan pernah berhenti, sebagaimana juga kemungkinannya untuk menyelusup ke tubuh agama lainnya. Hal ini bukan dikarenakan terbukanya berbagai penafsiran terhadap ayat pada Bibel, melainkan adanya upaya-upaya tertentu untuk membuat para pengikut agama Kristen serta agama lainnya agar melepaskan dirinya dari ajaran agamanya. Kemudian beralih kepada ajaran-ajaran sesat yang tidak lain merupakan bagian dari konspirasi kafirisasi atau memurtadkan para pemeluk agama dari keyakinannya. Bisa saja perubahan tersebut dilihat dari segi antropologi budaya seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang semakin modern, tetapi satu hal yang harus dicatat bahwa perkembangan budaya tersebut tidak lepas dari upaya tangan manusia untuk menciptakan, mengarahkan, membentuk opini, keyakinan, dan kecenderungan umat manusia terhadap keyakinan tertentu. Dengan kata lain, kemajuan teknologi komunikasi akan mempercepat dinamika pemahaman umat manusia terhadap agama. Di satu pihak akan memperkuat keyakinan terhadap agama yang dipeluknya, serta penyebaran agama-agama baru sebagai agama alternatif yang semakin bersinggungan, tetapi di pihak lain menyebabkan tantangan yang semakin terbuka terhadap para pemeluk agama tersebut untuk menentukan pilihannya.

1 Comment:

Anonim mengatakan...

SEMINAR GRATIS TENTANG NAMA SANG PENCIPTA

Banyak pendapat kontroversi berkembang di dalam Kekristenan tentang kata Elohim ,Jehovah , Allah ,Tuhan dan lain sebagainya

Dr.Suhento Liauw akan menjelaskan kepada anda duduk persoalan kepada anda duduk persoalan di balik semua kontroversial yang berkembang dan menyampaikan pada anda pendapat Alkitab secara akademis. Sesudah seminar ini anda pasti memiliki kejelasan yang mantap

BEBAS TANYA JAWAB

Pendaftaran dengan sms dan informasi

Telp : 021-6471-4156

Hp : 021-99 828 424

Hp : 0816-140 2354

Diselenggarakan oleh :
GRAPHE INTERNATIONAL THEOLOGICAL SEMINARY
Jln Danau Agung 2 no 5-7 ,Sunter Agung Podomoro ,Jakarta Utara

Graphe International Theological Seminary berada di sunter , seberang Rumah Sakit Hermina sunter ,

Satu deret dengan Vihara Sunter

untuk link nya , saya sudah post kan di
http://www.graphe-ministry.org/bahasa/seminar.html

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda, atau tamba informasi anda jika ada.

 

Chat With Girls

Sumber Dana

Term of Use

Semua bebas di copy paste tanpa syarat dan ketentuan apapun, semua artikel tidak perlu anda percaya anggap saja dongeng mitos atau apapun itu menurut anda. Karena jika anda percaya kehidupan anda akan berubah, perkumpulan rahasia or secret societies akan terus memburu anda dan berkata semua ini hanya kebohongan.
Copyright © 2004-2009 by Bisnis Manado